Berita Daerah

Dari Jabat Tangan hingga Lantunan Al-Qur’an, Beginilah Pagi di SD Unggulan Al-Wahdah Sinjai

Dari Jabat Tangan hingga Lantunan Al-Qur’an, Beginilah Pagi di SD Unggulan Al-Wahdah Sinjai

Sinjai, Wahdah.Or.Id -- Pagi di SD Unggulan Al-Wahdah Sinjai, Selasa, 12 Mei 2026, dimulai dengan sesuatu yang sederhana, namun perlahan mulai jarang ditemukan di banyak tempat: sapaan hangat, jabat tangan, dan lantunan Al-Qur’an sejak matahari baru naik.

Di depan gerbang sekolah yang berada di Jalan Poros Sinjai–Kajang, Kepala Sekolah, Jumadil Awal, tampak berdiri menyambut kedatangan para murid satu per satu. Tidak ada sekat formal yang kaku pagi itu. Yang terlihat justru suasana akrab antara guru dan murid yang terbangun sejak langkah pertama mereka memasuki lingkungan sekolah.

Beberapa murid datang sambil menggandeng tas di pundak kecil mereka. Sebagian lainnya berjalan bersama teman-temannya sambil saling menyapa.

“Assalamu’alaikum.”

Sapaan itu terdengar berulang dari berbagai sudut halaman sekolah, disusul jabat tangan kecil antar sesama murid sebelum mereka bergabung bersama barisan lainnya.

Pemandangan tersebut mungkin tampak sederhana. Namun di tengah dunia pendidikan yang hari ini semakin sibuk mengejar angka, capaian akademik, dan kompetisi digital, suasana pagi seperti itu menyimpan pesan yang jauh lebih dalam: pendidikan karakter sesungguhnya tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

Sebelum kegiatan belajar dimulai, suasana sekolah perlahan berubah menjadi lebih tenang. Murid-murid duduk berbaris sambil melakukan muroja’ah hafalan Al-Qur’an. Lantunan ayat suci terdengar memenuhi halaman sekolah, menciptakan atmosfer religius yang menenangkan sejak awal hari.

Di tengah era ketika perhatian anak-anak banyak direbut oleh layar gawai dan arus distraksi digital, pagi di sekolah itu justru dimulai dengan interaksi, kedekatan, dan Al-Qur’an.

Kepala Sekolah, Jumadil Awal, menyampaikan bahwa penyambutan murid di pagi hari bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya sekolah membangun kedekatan emosional dan karakter anak sejak dini.

“Kami ingin anak-anak merasa bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan dan penuh perhatian. Dari gerbang sekolah mereka belajar adab, belajar menghormati, belajar menyapa, dan belajar mencintai Al-Qur’an. Hal-hal kecil seperti ini yang ingin terus kami tanamkan setiap hari,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus menghadirkan suasana yang mampu membentuk kebiasaan baik dan ketenangan jiwa anak.

Kegiatan penyambutan murid dan muroja’ah pagi tersebut merupakan bagian dari pembiasaan karakter yang terus diterapkan di SD Unggulan Al-Wahdah Sinjai. Melalui rutinitas sederhana namun konsisten itu, sekolah berupaya membangun lingkungan belajar yang hangat, religius, dan membentuk kedekatan emosional antara guru dan murid.

Karena bagi sekolah tersebut, pendidikan tidak selalu dimulai dari papan tulis.

Kadang ia dimulai dari gerbang sekolah dari sebuah senyum, sapaan hangat, dan ayat-ayat Al-Qur’an yang menemani anak-anak memulai harinya.

Reporter: Media SDU Sinjai

Share Postingan :
Sebelumnya :
Selanjutnya :
Dengarkan Streaming Online

 Radio Wahdah

Dakwah - Pendidikan - Sosial - Kesehatan

Ormas Islam Bermanhaj Ahlussunnah Wal Jamaah

Profil


DPW Wahdah Islamiyah Sulsel

Jl. Antang Raya
Ruko Antang Business Center (ABC) No. 4
Kec. Manggala, Kota Makassar
Sulawesi Selatan 90234, Indonesia
Telp. +62 821-4777-1717
Makassar - Indonesia 90234
E-Mail : admin@wahdah.or.id